Bullet For My Valentine (disingkat jadi BFMV, B4MV, atau Bullet) adalah grup musik heavy metal yang berasal dari Bridgend, Wales. Grup ini dibentuk pada tahun 1998 oleh 5 mahasiswa di sebuah studio musik di kampus mereka, Brigend College. Nama awal band mereka adalah Jeff Killed John. Mereka mengawali karir di dunia musik dengan memainkan musik Nirvana dan Metallica, kemudian pada sekitar tahun 2002 merilis singel You/Play With Me. Mereka mendapat dukungan dari Greg Haver, seorang produser perusahaan rekaman.
personil :
- Matthew “Matt” Tuck : vocals, guitars
- Michael “Padge” Paget : guitars
- Michael “Moose” Thomas : drums
- Jason “Jay” James : bass
Hingga saat ini telah berhasil merilis 4 album.yaitu..
2 EP,
-“Bullet For My Valentine” (2004)
-“Hand of Blood” (2005)
2 full album,
-“The Poison” (akhir 2005)
-“Scream Aim Fire” (2008).
Bahkan untuk sekelas band baru dengan musik metalcore yang terdengar berbeda, Bullet For My Valentine meraih prestasi yang cukup baik. Produksi EP self-titled mereka “Bullet for My Valentine” cukup sukses mendapat tanggapan di Inggris. Begitu juga dengan EP kedua mereka, “Hand of Blood”. Respon sangat baik terlihat ketika debut full album mereka dirilis akhir tahun 2005. Mereka pun mulai diperhitungkan di kancah musik metal dunia. Demikian juga dengan album baru mereka, “Scream Aim Fire” yang rilis di Indonesia bulan April 2008 lalu. Influence bermusik mereka dari band-band seperti Metallica, Pantera, Iron Maiden, Machine Head, Megadeth semakin memperjelas Dari nu-metal kini lebih mengarah ke old school thrash metal.
Rabu, 29 September 2010
DIMMU BORGIR

Dimmu Borgir adalah band Black Metal Norwegia dari Oslo, Norwegia, dibentuk pada tahun 1993.Dimmu Borgir berarti "Kota Gelap" atau "Benteng Gelap" di icelandic dan Norse Lama. Dimmu Borgir , nama ini berasal dari pembentukan gunung berapi di Islandia. Band ini telah melalui berbagai perubahan line-up selama bertahun-tahun, dengan Silenoz (Vokal/Gitar) dan Shagrath (Vokal/Drum) menjadi satu-satunya anggota pendiri kiri.
Dimmu Borgir dimulai sebagai Setan Melodis band Black Metal pada tahun 1993. Dibentuk olehShagrath, Silenoz, dan Tjodalv, band ini merilis EP pada tahun 1994 yang berjudul Inn I Evighetens Mørke ( "Into the Darkness of Eternity" dalam bahasa Inggris). EP pendek ini terjual habis dalam beberapa minggu, dan band ini ditindaklanjuti dengan tahun 1994 full album For All Tid ( "Untuk semua Sisa"). Album ini menampilkan musik kontribusi oleh anggota Buens Ved Dødheimsgard dan Ende. Formasi awal terdiri dari Shagrath (Drum), Tjodalv (Gitar), Silenoz (Vokal), namun hal ini berubah sebelum pelepasan Stormblåst (diterjemahkan menjadi "Storm Blown") padaCacophonous Records pada 1996. Stormblåst menerima pujian yang tinggi dari banyak melodi penggemar Black Metal, dan sering dianggap sebagai puncak karier band. Itu juga merupakan album terakhir yang menampilkan semua lirik ditulis dan dinyanyikan di Norwegia.
Setelah Stormblåst, Dimmu Borgir's line-up naik tajam. Keyboardist Stian Aarstad meninggalkan band karena kewajibannya untuk melayani di tentara Norwegia, sehingga tidak mampu berpartisipasi dalam rekaman tahun 1996 Devil's Path. Masa itu juga ditandai dengan keberangkatan mereka Brynjard (Bassis Tristan) dan kedatangan Nagash. Stian Aarstad kembali untuk rekaman tahun 1997's Enthrone Darkness Triumphant. Sementara tur untuk mendukung album tersebut, ia mengalami kesulitan mengikuti latihan dan berada di tur, dan kemudian dipecat. Enthrone Darkness Triumphant sukses besar untuk band, dan rilis pertama mereka menandatangani kontrak dengan Nuclear Blast, yang terkenal label rekaman Jerman. Album ini direkam di Abyss Studios, yang dimiliki oleh Hypocrisy's Frontman Peter Tägtgren.
Setelah tur Enthrone Darkness Triumphant, band ini merekrut anggota baru dan Mustis (Keyboard) Astennu (Lead Guitar). Dimmu Borgir's berikut full-length albumSpiritual Black Dimensions pada tahun 1999 dan 2001's Puritan Euphoric Misanthropia, baik bertemu pujian kritis. Namun, line-up baru perubahan itu terjadi antara dua album; Nagash berhenti dan digantikan oleh bassist baru / vokal ICS Vortex, serta Tjodalv meninggalkan (karena komitmen keluarganya, dan untuk membentuk band berikutnya Susperia), diganti dengan Nicholas Barker, yang baru keluar dari Cradle of Filth. Astennu dipecat dari tugas Gitarnya, juga disebabkan oleh ketidaksesuaian (dilaporkan, ia berbicara buruk tentang band ini di belakang punggung mereka dan ingin mereka menjadi band penutup Morbid Angel).
Meskipun bermain video biasa MTV2 dan Fuse TV tindak lanjut akan menerima album, band ini telah menyatakan bahwa mereka tidak "Berorientasi Komersial", dan sebaliknya, mereka "Hanya ingin menyebarkan pesan kepada lebih banyak orang". Pada tahun 2003, Dimmu Borgir menggunakan label rekaman besar merekaFinancial Leverage untuk merekam sebuah album yang berjudul Death Cult Armageddon. Pada album ini band ini memutuskan untuk tidak menggunakanOrkestra. Pada tahun 2004, Dimmu Borgir dilakukan pada mainstage di Ozzfest. Bagian dari album ini direkam dengan Prague Philharmonic Orchestra untuk meningkatkan pengaturan Klasik yang selalu ditambah gaya band. Namun, dalam beberapa wawancara menyebutkan Shagrath banyak masalah dan kelemahan yang datang bersama dengan menggunakan Orkestra dari Praha. Dua minggu penuh kerja studio dihabiskan membersihkan kesalahan.
Pada tahun 2005, band melakukan rekaman ulang lengkap dari album Stormblåst, menampilkan Mayhem Hellhammer dari sesi ketenaran sebagai Drummer. Album ini juga menampilkan sebuah DVD dengan live performance dari tur Ozzfest tahun 2004.
Album terbaru Dimmu Borgir, In Sorte Diaboli, dirilis 24 April 2007. Versi edisi khusus dirilis dan dikemas dengan sebuah DVD, Backward-Printed Lyrics, dan sebuah Cermin. Artwork album ini dirilis pada tanggal 14 Februari 2007 di halaman web promosi untuk album. Album ini menampilkan permainan Drum dariHellhammer dari Mayhem, yang harus meninggalkan band di tur pertengahan tahun 2007 karena cedera leher, yang mengakibatkan gerakan terbatas lengan kanannya. Dengan rilis album ini, Dimmu Borgir menjadi band metal kulit hitam pertama dengan nomor satu album di negara asal mereka.
Pada tahun 2009, anggota ICS Vortex dan Mustis secara pribadi mengumumkan keberangkatan mereka dari Dimmu Borgir. Mustis mengeluarkan pernyataan yang mengklaim-nya tidak setuju dengan band itu, menyatakan bahwa ia tidak benar dikreditkan untuk menulis kontribusi kepada band musik, menyebutkan mungkin mengambil tindakan hukum. Dimmu Borgir segera setelah mengukuhkan dua pemecatan dari band, membuat pernyataan mereka sendiri di halaman web resmi mereka, mengklaim keduanya dipecat karena tidak memiliki etos kerja, kinerja tahap miskin, keserakahan, dan antara lain, perbedaan-perbedaan pribadi.
THE BLACK DAHLIA MURDER
THE BLACK DAHLIA MURDER adalah sebuah grup melodic death metal dari USA yang berangotakan Trevor Strnad (vocal),Brian Eschbach (Guitar/Vocal),Ryan Knight (Guitar),Ryan "Bart" Williams (Bass),dan Shannon Lucas (Drum).
Band ini pernah bermain di Ozzfest,Sound of The Underground,Wacken Open Air.
Band ini juga pernah menggelar konser di Indonesia pada tanggal 3 November 2007 kemarin.
Berikut Discography dari TBDM :
- Unhallowed (2003)
- Miasma (2005)
- Nocturnal (2007)
Lagu-lagu terbaik yang dimiliki oleh THE BLACK DAHLIA MURDER diantaranya Nocturnal, Funeral Thirst, Everything Went Black, A Vulgar Picture.
AS BLOODS RUNS BLACK
As Blood Runs Black adalah band Deathcore yang berasal dari Los Angeles, California, Amerika Serikat.
Band yang di bentuk pada tahun 2003 ini di gawangi oleh Bijon Roybal, Richard Reyes, Louie Ruvalcaba, Kyle Hasenstaab, dan Hector “Leche” de Santiago. Mereka saat ini masuk ke Mediaskare Records dan album debut mereka, Allegiance mencapai kesuksesan besar, dan Mereka saat ini sedang mengerjakan album kedua yang saat ini bernama Descent Into Hysteria.
Pada tahun 2007 dan 2008, mereka tur secara ekstensif di Amerika Serikat, pada The Summer Slaughter Tour 2007, BrutaliTour 2007, dan Metal for the Masses Tour 2008, dan di Inggris.
Anggota :
- Ernie Flores (gitar)
- Nick Stewart (bass)
- Hector “Leche” De Santiago (drums)
Band yang di bentuk pada tahun 2003 ini di gawangi oleh Bijon Roybal, Richard Reyes, Louie Ruvalcaba, Kyle Hasenstaab, dan Hector “Leche” de Santiago. Mereka saat ini masuk ke Mediaskare Records dan album debut mereka, Allegiance mencapai kesuksesan besar, dan Mereka saat ini sedang mengerjakan album kedua yang saat ini bernama Descent Into Hysteria.
Pada tahun 2007 dan 2008, mereka tur secara ekstensif di Amerika Serikat, pada The Summer Slaughter Tour 2007, BrutaliTour 2007, dan Metal for the Masses Tour 2008, dan di Inggris.
Anggota :
- Ernie Flores (gitar)
- Nick Stewart (bass)
- Hector “Leche” De Santiago (drums)
LAMB OF GOD
Lamb of God merupakan band Groove metal yang berasal dari Richmond, Virginia, Amerika.
Band ini terbentuk pada tahun 1990 yang mulanya dikenal dengan nama Burn the Priest.
Mereka merubah nama tersebut setelah merilis debut album yang bertitel sama dengan nama band, yakni Burn the Priest (album) di tahun 1999. Lamb Of God terdiri dari vokalis Randy Blythe, gitaris Mark Morton dan Willie Adler, bassis John Campbell, dan drummer Chris Adler yang juga merupakan anggota dari New Wave of American Heavy Metal.
Sejauh ini Lamb Of God telah merilis enam studio album, satu album live, dan tiga DVD dengan penjualan yang rata-rata mencapai lebih dari dua juta keping untuk wilayah Amerika.
Dan Pada tahun 2007 band ini menerima nominasi Grammy untuk album 2006 mereka Sacrament.
Lamb Of God juga telah melakukan tur dengan Ozzfest dua kali, dan muncul di Slayer ‘s The Unholy Alliance Tour pada tahun 2006. Lamb Of God juga sering bermain di banyak festival besar lainnya seperti di Download Festival dan Sonisphere Festival di Inggris, Soundwave Festival dan Gigantour.
Sedangkan untuk pertama kalinya Lamb Of God tampil di Indonesia pada tanggal 9 maret 2009.
Anggota :
- Randy Blythe (Vokal)
- Mark Morton (Lead Guitar)
- Willie Adler (Rhythm Guitar)
- John Campbell (Bass)
- Chris Adler (Drums)
Band ini terbentuk pada tahun 1990 yang mulanya dikenal dengan nama Burn the Priest.
Mereka merubah nama tersebut setelah merilis debut album yang bertitel sama dengan nama band, yakni Burn the Priest (album) di tahun 1999. Lamb Of God terdiri dari vokalis Randy Blythe, gitaris Mark Morton dan Willie Adler, bassis John Campbell, dan drummer Chris Adler yang juga merupakan anggota dari New Wave of American Heavy Metal.
Sejauh ini Lamb Of God telah merilis enam studio album, satu album live, dan tiga DVD dengan penjualan yang rata-rata mencapai lebih dari dua juta keping untuk wilayah Amerika.
Dan Pada tahun 2007 band ini menerima nominasi Grammy untuk album 2006 mereka Sacrament.
Lamb Of God juga telah melakukan tur dengan Ozzfest dua kali, dan muncul di Slayer ‘s The Unholy Alliance Tour pada tahun 2006. Lamb Of God juga sering bermain di banyak festival besar lainnya seperti di Download Festival dan Sonisphere Festival di Inggris, Soundwave Festival dan Gigantour.
Sedangkan untuk pertama kalinya Lamb Of God tampil di Indonesia pada tanggal 9 maret 2009.
Anggota :
- Randy Blythe (Vokal)
- Mark Morton (Lead Guitar)
- Willie Adler (Rhythm Guitar)
- John Campbell (Bass)
- Chris Adler (Drums)
AS I LAY DYING
As I Lay Dying adalah band metalcore asal San Diego California.
Band yang memiliki gaya bermusik yang cukup unik ini menggabungkan musik metal yang berbasis pada riff riff melodius ala Gothenburg Sound , seperti In Flames dan At The Gates dengan komposisi ringan ala musik Punk sehingga mudah dicerna dan disimak bahkan oleh para pendengar musik rock/metal yang terhitung baru mendengar lagu lagu dari mereka. Nama band ini berasal dari novel William Faulkner yang dicetak sekitar tahun 1930’an berjudul As I Lay Dying yang menceritakan kehidupan keluarga petani Amerika yang religius.Band ini kini digawangi oleh Tim Lambesis,sebagai vokalis,dan leader dari band ini, kemudian drummer muda enerjik dan sangat berbakat Jordan Mancino. Dua shredder yang memperkuat dari sisi riff gitar, Nick Hipa dan Phil
Sgrosso . Nick Hipa merupakan gitaris yang cukup menonjol dengan karakter sound yang berbeda dengan musik metalcore kebanyakan, karena boleh dibilang ‘terlalu melodius’ dan kurang tebal distorsinya, dan justru hal itu menambah karakter dari pattern2x lead gitar dari Nick, sementara karakter sound distorsi yang tebal dilapis oleh Phil yang memang memiliki background lebih kuat dibandingkan Nick .Sementara Josh Gilbert membantu Tim Lambesis sebagai clean vocalist dan juga bertanggung jawab sebagai pencabik bas.As I Lay Dying merupakan band yang cukup terkenal di scene metal dunia karena meraih beberapa prestasi . Salah satu yang cukup fenomenal adalah dengan dinominasikan-nya lagu Nothing Left dalam ajang Grammy Awards di tahun 2008. Di tahun ini juga band ini dianugrahi
..:: SOLUCITES METAL CONCERT ::. penghargaan San Diego Music Award. Di tahun sebelumnya band ini memenangkan penghargaan Ultimate Metal God dari saluran TV musik terkenal di dunia MTV2 . Band ini seringkali dicap sebagai band yang cukup religius, karena lirik lirik positifnya yang tergolong berbeda dengan band lain. Bila band lain banyak mengumbar kekerasan, kegelapan ,realita social, band ini justru mengangkat tema religius dan unsure spiritual positif dalam lagu-lagu mereka. Hal ini sempat membuat mereka digelari band metal spiritual. / white metal ,hal ini tercermin lewat rilisan mereka mulai dari Beneath The Encoding of Ashes, yang dirilis di tahun 2001 sampai pada album Shadows are Security yang dirilis tahun 2005.
Tim Lambesis seperti vokalis dan penulis lirik dari band ini mulai bereksperimen dengan lirik yang bertema sosial di album terakhir mereka “ An ocean between us “ yang dirilis tahun 2007 lalu, justru menambah greget dan karakter dari band ini, lirik yang tidak preachy tapi mengajak ke sisi positif tergambar disini . Seiring dengan sambutan positif dari berbagai kritikus musik metal diseluruh dunia, juga band ini beberapa kali tampil dalam sampler majalah Metal Hammer sepanjang tahun 2007, tercatat penulis memiliki 2 edisi Metal Hammer yang memuat mengenai band ini.
Bahkan album An Ocean .. ini berhasil menduduki peringkat Billboard 200 no.8 dan no 1 di bagian rock chart , sebuah prestasi yang cukup membanggakan bagi sebuah band yang masih terhitung masih baru diblantika musik rock/metal dunia. Tak salah bila Adam Dukiewicz , gitaris dari band KSE (Killswitch Engage) yang bisa dikatakan pelopor dari genre Metalcore ini memproduseri album An Ocean … dan tak lupa juga Andy Sneap sang maestro “modern sound of metal “ bertugas mengemas sound di album ini sehingga tampil lebih baik di banding album sebelumnya, Shadows are Security. Di tahun 2007, As I Lay Dying mulai merekam album baru dengan bantuan Colin Richardson di sisi mixing album dan Andy Sneap sebagai pemerhati kualitas sound gitar . Dua nama yang menjadi jaminan kualitas sound yang ciamik dari sebuah album band metal saat ini. Album ini dirpduseri oleh gitaris Killswitch Engage Adam Dutkiewicz yang menjalin pertemanan dengan Tim dkk selama promo tour Shadows of Security . dan pada minggu pertama album ini dirilis berhasil menduduki peringkat 8 pada Billboard 200, dan no.1 pada Top Rock chart . Tercatat penjualan pada minggu pertama album ini menurut Ac Nielsen Soundscan adalah 39.000 Berbagai review dan kritik positif diluncurkan berbagai situs online dan majalah metal dunia seiring dengan dirilisnya album ini, tercatat about.com meberikan 3.5/5 allmusic.com memberikan 4 /5 bintang bahkan Cross Rhytms memberikan rating sempurna 10/10 untuk album ini. Kebanyakan review dan kritik tersebut menjurus pada kualitas sound yang baik dan didukung oleh komposisi lagu yang cukup baik yang disajikan oleh AILD di album ini. Dan tentunya anda pasti penasaran bila lagu lagu seperti Nothing Left, Within Destruction , Forsaken, an Ocean between Us.
Band yang memiliki gaya bermusik yang cukup unik ini menggabungkan musik metal yang berbasis pada riff riff melodius ala Gothenburg Sound , seperti In Flames dan At The Gates dengan komposisi ringan ala musik Punk sehingga mudah dicerna dan disimak bahkan oleh para pendengar musik rock/metal yang terhitung baru mendengar lagu lagu dari mereka. Nama band ini berasal dari novel William Faulkner yang dicetak sekitar tahun 1930’an berjudul As I Lay Dying yang menceritakan kehidupan keluarga petani Amerika yang religius.Band ini kini digawangi oleh Tim Lambesis,sebagai vokalis,dan leader dari band ini, kemudian drummer muda enerjik dan sangat berbakat Jordan Mancino. Dua shredder yang memperkuat dari sisi riff gitar, Nick Hipa dan Phil
Sgrosso . Nick Hipa merupakan gitaris yang cukup menonjol dengan karakter sound yang berbeda dengan musik metalcore kebanyakan, karena boleh dibilang ‘terlalu melodius’ dan kurang tebal distorsinya, dan justru hal itu menambah karakter dari pattern2x lead gitar dari Nick, sementara karakter sound distorsi yang tebal dilapis oleh Phil yang memang memiliki background lebih kuat dibandingkan Nick .Sementara Josh Gilbert membantu Tim Lambesis sebagai clean vocalist dan juga bertanggung jawab sebagai pencabik bas.As I Lay Dying merupakan band yang cukup terkenal di scene metal dunia karena meraih beberapa prestasi . Salah satu yang cukup fenomenal adalah dengan dinominasikan-nya lagu Nothing Left dalam ajang Grammy Awards di tahun 2008. Di tahun ini juga band ini dianugrahi
..:: SOLUCITES METAL CONCERT ::. penghargaan San Diego Music Award. Di tahun sebelumnya band ini memenangkan penghargaan Ultimate Metal God dari saluran TV musik terkenal di dunia MTV2 . Band ini seringkali dicap sebagai band yang cukup religius, karena lirik lirik positifnya yang tergolong berbeda dengan band lain. Bila band lain banyak mengumbar kekerasan, kegelapan ,realita social, band ini justru mengangkat tema religius dan unsure spiritual positif dalam lagu-lagu mereka. Hal ini sempat membuat mereka digelari band metal spiritual. / white metal ,hal ini tercermin lewat rilisan mereka mulai dari Beneath The Encoding of Ashes, yang dirilis di tahun 2001 sampai pada album Shadows are Security yang dirilis tahun 2005.
Tim Lambesis seperti vokalis dan penulis lirik dari band ini mulai bereksperimen dengan lirik yang bertema sosial di album terakhir mereka “ An ocean between us “ yang dirilis tahun 2007 lalu, justru menambah greget dan karakter dari band ini, lirik yang tidak preachy tapi mengajak ke sisi positif tergambar disini . Seiring dengan sambutan positif dari berbagai kritikus musik metal diseluruh dunia, juga band ini beberapa kali tampil dalam sampler majalah Metal Hammer sepanjang tahun 2007, tercatat penulis memiliki 2 edisi Metal Hammer yang memuat mengenai band ini.
Bahkan album An Ocean .. ini berhasil menduduki peringkat Billboard 200 no.8 dan no 1 di bagian rock chart , sebuah prestasi yang cukup membanggakan bagi sebuah band yang masih terhitung masih baru diblantika musik rock/metal dunia. Tak salah bila Adam Dukiewicz , gitaris dari band KSE (Killswitch Engage) yang bisa dikatakan pelopor dari genre Metalcore ini memproduseri album An Ocean … dan tak lupa juga Andy Sneap sang maestro “modern sound of metal “ bertugas mengemas sound di album ini sehingga tampil lebih baik di banding album sebelumnya, Shadows are Security. Di tahun 2007, As I Lay Dying mulai merekam album baru dengan bantuan Colin Richardson di sisi mixing album dan Andy Sneap sebagai pemerhati kualitas sound gitar . Dua nama yang menjadi jaminan kualitas sound yang ciamik dari sebuah album band metal saat ini. Album ini dirpduseri oleh gitaris Killswitch Engage Adam Dutkiewicz yang menjalin pertemanan dengan Tim dkk selama promo tour Shadows of Security . dan pada minggu pertama album ini dirilis berhasil menduduki peringkat 8 pada Billboard 200, dan no.1 pada Top Rock chart . Tercatat penjualan pada minggu pertama album ini menurut Ac Nielsen Soundscan adalah 39.000 Berbagai review dan kritik positif diluncurkan berbagai situs online dan majalah metal dunia seiring dengan dirilisnya album ini, tercatat about.com meberikan 3.5/5 allmusic.com memberikan 4 /5 bintang bahkan Cross Rhytms memberikan rating sempurna 10/10 untuk album ini. Kebanyakan review dan kritik tersebut menjurus pada kualitas sound yang baik dan didukung oleh komposisi lagu yang cukup baik yang disajikan oleh AILD di album ini. Dan tentunya anda pasti penasaran bila lagu lagu seperti Nothing Left, Within Destruction , Forsaken, an Ocean between Us.
ALL SHALL PERISH
![]() |
| Add caption |
All shall Perish merupakan sebuah band deathcore yang berasal dari California, band ini berdiri sekitar tahun 2002. All shall perish mengkombinasikan semua unsur genre music cadas seperti deathmetal, deathgrind, metal core dan sludge metal (menurut Wikipedia sih :p). All Shall Perish terkenal dengan gaya vokalnya yang khas, mereka menyebutnya “Pig Squeal”.
Pada tahun 2003,debut album “Hate, Malice,Revenge” dirilis oleh studio rekaman Jepang yang berlabelkan Amputated Vein Records. Di tahun 2005 album “Hate, Malice,Revenge” dirilis ulang oleh recording Nuclear Bleast, dan sejak itu mereka mendapatkan antusias yang cukup besar dari kalangan music underground. Satu tahun berikutnya lebih tepatnya tahun 2006, All Shall Perish meluncurkan album terbaru mereka yang bertajuk “The Price of Existence”, peluncuran album ini mendapatkan berbagai reaksi, ada yang ngeritik ada pula yang mendukung. Single pertama mereka yang berjudul “Eradiction” telah di buat kedalam bentuk video dan sering diputar di MTV2’s Headbangerball.
Langganan:
Postingan (Atom)



